Sebanyak 30 anggota UKS (Unit Kesehatan Sekolah) dari MTs Negeri 10 Banyuwangi mengikuti sesi edukasi pemilahan sampah yang diselenggarakan oleh 19 mahasiswa dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Banyuwangi. Kegiatan ini dilaksanakan di Laboratorium Komputer MTs Negeri 10 Banyuwangi, Jumat (26/1/2024).
Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada siswa di MTs Negeri 10 Banyuwangi, mengenai pentingnya pemilahan sampah dan cara memanfaatkannya. Mahasiswa STIKES Banyuwangi bertindak sebagai fasilitator dalam kegiatan ini, dengan dukungan dari 1 dosen pembimbing.
Muflihatus, selalu pembina UKS MTsN 10 Banyuwangi, memberikan apresiasi positif kegiatan ini. "Kegiatan ini sangat bagus, siswa bisa menjadi menjadi tutor sebaya mengenai pemilahan sampah, " ujarnya.
Tak hanya pemberian materi, Mahasiswa STIKES Banyuwangi memberikan contoh dan panduan kepada peserta bagaimana memilah sampah dengan tepat sesuai dengan jenisnya. Mereka juga menjelaskan cara-cara pemanfaatan sampah terutama dalam hal daur ulang dan pengolahan sampah organik. (vik)
Sabtu, 27 Januari 2024
Edukasi Pemilahan Sampah untuk MTSN 10 Banyuwangi bersama STIKES
Selasa, 20 Juni 2023
MTsN 10 Banyuwangi Tanam Pohon untuk Peringati HLH
Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) tahun 2023, MTsN 10 Banyuwangi lakukan aksi bersih lingkungan dan penanaman pohon, Jumat (9/6). Aksi ini dilakukan di lingkungan MTsN 10 Banyuwangi dengan melibatkan guru dan siswa.
Siswa yang tergabung dalam laskar hijau Adiwiyata bergerak bersama untuk membersihkan lingkungan madrasah. Tak hanya itu, mereka juga melakukan penanaman pohon. Wujud dari kepedulian warga MTsN 10 Banyuwangi dalam menjaga lingkungan.
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, yang diperingati setiap tanggal 5 Juni ini, merupakan momen yang pas untuk kembali mengingatkan kita semua akan pentingnya menjaga lingkungan. Kepala MTsN 10 Banyuwangi, Sugeng Maryono mengajak seluruh warga madrasah untuk bersama-sama peduli dan menjaga lingkungan sekitar.
“Mari bersama-sama kita mulai lebih peduli terhadap lingkungan sekitar kita, tak hanya lingkungan madrasah tapi juga lingkungan yang ada di rumah kita,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, tak hanya menanam pohon. Namun berbagai tanam obat atau tumbuhan obat tradisional juga turut ditanam. Hal ini dilakukan, mengingat tanaman obat memiliki nilai ekologis yang tinggi. Selain memberikan manfaat bagi kesehatan manusia, tanaman obat juga berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan keanekaragaman hayati. (yas/vik)
Kamis, 08 Juni 2023
MTsN 10 Banyuwangi Kenalkan JAREMMI ke MTsN 11 Banyuwangi
MTs Negeri 10 Banyuwangi berkunjung ke MTs Negeri 11 Banyuwangi, Sabtu (3/6). Hal ini dilakukan dalam rangka diseminasi inovasi sekolah dalam pembuatan Jamu Rempah Alami (JAREMMI) dan Komposter Sampah Organik. Niamulla, ketua Adiwiyata MTsN 10 Banyuwangi beserta Asrori dan siswa-siswi kader Adiwiyata disambut baik oleh MTsN 11 Banyuwangi.
Dalam kegiatan ini, kader Adiwiyata dari MTsN 10 Banyuwangi, memperkenalkan Jamu Rempah Alami (JAREMMI) yang terbuat dari bahan rempah-rempah alami tanpa adanya campuran bahan kimia. Tak hanya dikenalkan tapi mereka juga mengajak peserta untuk praktik langsung. Tak hanya tentang jamu, para peserta juga mendapat pengetahuan mengenai pembuatan kompos organik.
Niamullah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kesadaran lingkungan bagi para siswa dan lingkungan sekitar madrasah. “Kita ingin melatih para siswa menjadi generasi yang peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya.
Kepala MTsN 11 Banyuwangi, Rosyid Tamimi berterima kasih dengan kedatangan tim Adiwiyata MTsN 10 Banyuwangi. Ia mengungkapkan akan banyak belajar dari MTsN 10 Banyuwangi untuk persiapan MTsN 11 Banyuwangi menuju Adiwiyata Nasional. (yas)
Jumat, 02 Juni 2023
Desiminasi Tim Adiwiyata ke MTsN 7 Banyuwangi
Ketua Adiwiyata MTs Negeri 10 Banyuwangi, Niamullah, beserta Asrori dan beberapa siswa-siswi kader Adiwiyata, melaksanakan kegiatan diseminasi inovasi pembuatan jamu dan kompos di MTs Negeri 7 Banyuwangi, Rabu (31/5).
Kegiatan tersebut disambut baik oleh Anwaruddin, yang merupakan kepala MTsN 7 Banyuwangi. Anwaruddin mengungkapkan untuk menuju madrasah berpredikat Adiwiyata memang harus ada pengorbanan juga inovasi. “Kami berterimaksih MTsN 10 Banyuwangi bisa datang ke MTsN 7 Banyuwagi dan menjadikan MTs kami sebagai madrasah binaan,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, kader Adiwiyata MTsN 10 Banyuwangi, memberikan penjelasan mengenai teknik pembuatan jamu dan kompos yang ramah lingkungan. Dilakukan pula praktik langsung, dimana para siswa-siswi kader Adiwiyata MTsN 7 Banyuwangi diajak untuk praktik membuat jamu.
Niamullah berharap dengan adanya kegiatan diseminasi inovasi ini, dapat memberikan manfaat dan inspirasi bagi MTsN 7 Banyuwangi untuk meningkatkan kualitas dan kesadaran lingkungan hidup di lingkungan madrasah.
Dengan lebih banyaknya madrasah yang menuju Adiwiyata, diharapkan pula bahwa kesadaran lingkungan hidup akan semakin meningkat dan berdampak positif bagi masyarakat sekitar. Kegiatan tersebut diharapkan akan menjadi awal yang baik untuk memperkuat kemitraan antara MTsN 10 Banyuwangi dan MTsN 7 Banyuwangi dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup. (yas/aur)
Sabtu, 27 Mei 2023
MTsN 10 Banyuwangi Menuju Adiwiyata Mandiri
Tim Verifikasi Dokumen dan Lapangan Calon Sekolah Adiwiyata Mandiri Tahun 2023 kunjungi MTsN 10 Banyuwangi (25/5). Tim verifikasi yang terdiri dari empat orang ini mengevaluasi kembali persiapan MTsN 10 Banyuwangi dalam upaya mencapai status madrasah Adiwiyata Mandiri pada tahun 2023.
Selama kunjungan, tim verifikasi mengevaluasi berbagai aspek termasuk manajemen lingkungan, pemanfaatan limbah, inovasi, penghijauan, serta berbagai program lain yang melibatkan guru, siswa, dan masyarakat. Selain itu, tim verifikasi juga melihat langsung lapangan, seperti area parkir, taman, tempat sampah, dan fasilitas lainnya untuk menilai tingkat keberhasilan MTsN 10 Banyuwangi dalam memenuhi kebutuhan madrasah Adiwiyata Mandiri.
Menurut Ketua Adiwiyata MTsN 10 Banyuwangi, Ni’ammullah, kunjungan tim verifikasi merupakan sebuah upaya yang sangat penting bagi madrasah dalam memperoleh predikat sekolah Adiwiyata Mandiri. Ia juga menambahkan bahwa MTsN 10 Banyuwangi telah menunjukkan komitmen untuk mengintegrasikan pendidikan lingkungan hidup dalam program pembelajaran, serta melaksanakan program-program yang ramah lingkungan, termasuk penanaman pohon, pengelolaan sampah, dan penghematan energi.
“Pihak MTsN 10 Banyuwangi berkomitmen untuk terus maju dalam menuju Adiwiyata Mandiri, dengan mengintegrasikan pendidikan lingkungan hidup dalam program pembelajaran, melaksanakan program-program yang ramah lingkungan dan terus berinovasi,” ujarnya.
Tim Verifikasi Dokumen dan Lapangan Calon Sekolah Adiwiyata Mandiri Tahun 2023 memberikan apresiasi dan masukan untuk MTsN 10 Banyuwangi dalam rangka pencapaian status sebagai madrasah Adiwiyata Mandiri. Diharapkan dengan kunjungan ini dapat memberikan motivasi dan dorongan pada MTsN 10 Banyuwangi serta seluruh warga madrasah untuk terus berkomitmen dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup. (gta/vik)
Sabtu, 06 Mei 2023
MTsN 10 Banyuwangi Sosialisasi Sertifikasi Produk Halal 2023
MTs Negeri 10 Banyuwangi adakan sosialisasi dan pendaftaran sertifikasi produk halal untuk kantin yang ada di lingkungan MTsN 10 Banyuwangi. Kepala madrasah, Sugeng Maryono bersama Penyuluh KUA Rogojampi, Aminatus Shaleha menyampaikan pentingnya produk halal kepada para penjual makanan yang berjualan di kantin madrasah.
Sebanyak 14 orang penjual makanan di lingkungan MTsN 10 Banyuwangi hadir dan menyimak materi yang disampaikan. Dalam sosialisasi ini, diharapkan makanan yang ada di kantin MTsN 10 Banyuwangi sehat dan halal. Pihak madrasah juga berharap, ketika siswa terbiasa makan makanan sehat dan halal yang ada di kantin, kebiasaan ini bisa ditularkan di lingkungan keluarga.
Pihak kantin juga merasa senang dengan diadakan sosialisasi ini. Dengan dilibatkan oleh pihak madrasah seperti ini, mereka mengungkapkan hal ini merupakan bukti perhatian pihak madrasah. Informasi ini, juga penting bagi mereka, tidak hanya berjualan tapi mereka bisa terlibat langsung dalam menyehatkan siswa madrasah dengan makanan yang mereka jual.
Sementara itu, Kepala Madrasah juga mengungkapkan bahwa keberadaan kantin yang bersih, sehat dan halal merupakan hal penting yang harus ada di madrasah. (yas/gta)
Kamis, 01 Desember 2022
Siswa Kelas 7 Serentak Hijaukan Madrasah
Siswa kelas 7 MTsN 10 Banyuwangi serentak lakukan penghijauan. Kegiatan ini dilaksankan selama tiga hari berturut-turut (14-16/11). Berbagai tanamanan, ditanam di depan kelas masing-masing. Kegiatan ini merupakan proyek kelas 7 implementasi kurikulum merdeka.
Khudlori selaku ketua panitia proyek kelas 7. Memberikan arahan untuk seluruh siswa. Bertempat di masjid MTsN 10 Banyuwangi, siswa kelas 7A Hingga 7H berkumpul untuk menyimak. Tak hanya menyimak, mereka juga diajak berdiskusi bersama. Hasil diskusi dipaparkan oleh masing-masing kelas di hari kedua. Di hari ke-3 mereka mempraktikan dengan melaksanakan penghijauan di depan kelas.
"Gerakan penghijauan ini, akan berdampak pada ketersediaan oksigen di lingkungan sekolah," ujar Khudlori. Adanya oksigen yang memadai akan berdampak pada lingkungan. Lingkungan yang sejuk akan memberikan tempat yang nyaman bagi seluruh warga madrasah. Siswa dan guru akan mudah berkonsentrasi saat belajar dan mengajar.
Diharapakan dengan kegiatan ini, kesadaran pentingnya melakukan penghijauan bisa tertanaman di hati setiap siswa. Kepedulian pada lingkungan memang harus ditanamankan sejak dini. Mewujudkan sekolah yang hijau dan asri, adalah tanggungjawab bersama.
"Penghijauan dan menjaga lingkungan, semoga bisa rutin dilaksanakan di madrasah kita dan akhirnya bisa menjadi budaya madrasah," pungkas ketua panitia. (vik)